Hemat Tempat & Efektif dalam perawatan.
Mungkin selama ini petani kita masih disibukan dengan lahan pembenihan jika menjelang musim tanam, sedangkan tanaman sebelumnya masih bisa untuk berproduksi (tanggung untuk diganti dengan tanaman padi). Suatu cara yang sudah dikembangkan oleh petani di luar Bali, pembenihan tetap bisa dilaksanakan dengan tidak mengorbankan tanaman yang masih ada, yaitu pembenihan menggunakan media/tempat terpisah dengan lahan yang akan ditanami (pembenihan dilakukan pada nampan atau sejeisnisnya) ini cukup efektif dan dapat di jadikan solusi alternative apabila lahan pesemaian kendala, atau pada saat pesemaian benih sering terjadi gangguan hama seperti Tikus, Burung, atau hama lainnya.
Begitu juga apabila kita mengharapkan hasil panen yang lebih, hendaknya dilakukan perawatan mulai dari pemilihan benih, perawatan benih, serta proses pencabutan benih tidak menyakiti benih itu
Langkah-langkah persiapan benih padi dengan menggunakan metoda SRI (System of Rice Intensification) :
Langkah-langkah persemaian benih :
- Siapkan tempat persemaian dengan baik. Persemaian dapat berupa nampan plastik, nampan anyaman bambu, atau lahan persemaian seperti pada metoda konvensional (cara ini tidak dianjurkan karena lebih beresiko pada kerusakan akar bibit)
- Lapisi tempat persemaian dengan daun pisang segar.
- Lapisi di atas daun pisang dengan media tanah (sebaiknya campuran tanah dan kompos (1 banding 1) setebal 4 cm.
- Benih kemudian ditabur merata di atas media tanah.
- Tutup benih yang disemai dengan media tanah secara tipis (sekitar 0,5 – 1 cm).
- Simpan nampan pembibitan di atas rak-rak yang telah disediakan di tempat terbuka atau tempat bernaungan yang tembus cahaya matahari (sungkup plastik ; untuk menghindari limpasan air hujan) dan terlindung dari hewapiaraan.
- Siram persemaian dengan menggunakan sprayer yang bersih (bebas dari sisa pestisida) setiap hari, sebaiknya pagi dan sore hari.
- Bibit akan siap dipindahtanamkan pada umur 5 – 10 hari setelah semai (2 helai daun).
Kebutuhan benih untuk 1 hektar lahan maksimal 12-15 kg, hal ini téh tergantung pola tanam yang digunakan
-
Dipersembahkan
-
Team Koperasi Organik Indonesia ( KOI )
-
Komang Sugiarta, Email : prusugi@gmail.com
-
Sumber : Panduan Budidaya Padi Hemat Air / SRI – DISIMP – Nippon Koei
Advertisement
